Dari judul tulisan ini, mungkin kita akan bertanya : Apakah ada seorang muslim yang berani mencela Aisyah? Istri tercinta Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam? Maka kita katakan : Ya, ada. Merekalah kaum zindiq Syi’ah Rafidhah. Sebuah kaum yang menampakkan kecintaan kepada Rasulullah dan keluarganya, padahal sebenarnya mereka telah memusuhi Rasul. Bukankah bukti kecintaan kepada Rasulullah adalah mencintai kepada siapa yang beliau cintai?? Dan Aisyah adalah orang yang paling dicintai oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam!! Tapi bagi Syi’ah tidak demikian, mereka benar-benar sangat membenci wanita mulia dari istri seorang yang mulia ini. Bahkan dengan pongahnya mereka telah memastikan bahwasanya Aisyah sekarang ini telah berada di dalam kerak neraka Jahannam. Padahal Rasulullah telah mengabarkan bahwasanya Aisyah adalah istrinya di dunia dan di akhirat. Mereka juga telah mencemarkan kesucian Aisyah dengan tuduhan zina kepadanya, padahal kesuciannya telah dijamin oleh Allah Ta’ala di dalam kitabNya yang mulia, yang keterangan ini senantiasa dibaca oleh kaum mikminin hingga hari kiamat. Betapa beraninya mereka!!! Padahal siapakah yang pezina kalau bukan diri-diri mereka dan juga istri-istri mereka, yang kesana kemari melampiaskan nafsu bejatnya dengan berdalih atas nama agama (baca : Mut’ah). Betapa gelapnya hati para pencela itu!! Kenistaan benar-benar nampak pada wajah-wajah mereka, tapi malah kemudian melekatkan tuduhan keji kepada seorang wanita mulia, yang kemuliaannya begitu jelas melebihi jelasnya matahari di siang yang sangat panas.


